Kamis, September 28, 2006

Terperangkap...

Terperangkap dalam situasi yang tidak diinginkan.
 
Mungkin itulah ungkapan yang tepat untuk mendeskripsikan isi dari novel yang berjudul The First Time karangan Joy Fielding. Dalam novel ini menceritakan seorang suami (Jack) yang terperangkap dalam perkawinannya, karena perkawinannya terjadi hanya karena kondisi yang memaksa mereka untuk bersatu dalam mahligai rumah tangga bukan karena mereka ingin, tetapi karena keterpaksaan dan disertai dengan ketidaksiapan kedua belah pihak. Poor man…
 
Dari sisi perempuan, menyedihkan memang untuk sang istri (Mattie) yang merasa perkawinannya yang tidak bahagia, tidak seperti orang kebanyakan, karena hanya untuk mempertahankan perkawinan demi anaknya dan rasa cinta yang dia miliki, Mattie menutup mata atas perselingkuhan-perselingkuhan yang dilakukan oleh Jack. Mattie bisa saja meninggalkan Jack karena dia juga tidak kalah menarik bila dibandingkan dengan para wanita selingkuhan Jack, tetapi Mattie tidak ingin, karena dia sangat memuja dan mencintai Jack. Dengan perasaan seorang wanita yang kuat dan melankolis, Mattie menjalani kehidupan yang sangat teramat menyiksa dirinya.
 
Tepat ketika Jack akan meninggalkan dirinya bersama perempuan lain (Honey Novak) yang lebih dari diri Mattie (menurut Jack), disaat itulah Mattie mendapatkan dirinya mengidap penyakit yang menyerang lumbal nya dimana penyakit tersebut sedikit demi sedikit akan menggerogoti kemampuan motoriknya, dan kemudian Mattie akan lumpuh dan kehidupannya akan segera berakhir.
 
Dokter menduga penyakit yang diderita Mattie dikarenakan tekanan selama hidupnya, semenjak masih kanak-kanak dia telah dibenci oleh ibunya, karena alasan yang tidak bisa diterima Mattie yaitu karena Mattie sangat mirip dengan ayahnya. Dan Ibunya sangat membenci dan dendam kepada ayahnya yang telah meninggalkan ibunya tanpa sebab. Sehingga apapun yang Mattie lakukan tidak merubah sikap ibunya untuk lebih mencintai dan menyayangi dia. Sampai Mattie dewasa dan berumahtangga pun mengalami hal demikian, Jack tidak mencintai dia, Jack menikahinya hanya karena dia telah hamil, kehamilan Mattie karena hubungan mereka yang kebablasan. Karena Jack tidak mau menjadi orang jahat, maka Jack bertanggung jawab atas perbuatannya. Seumur hidup, Mattie tidak mendapatkan cinta dengan semestinya. Poor lady…
 
Sampai suatu saat…Mattie tidak sanggup menghadapi semuanya sendiri, Mattie berlutut dan meminta Jack untuk berpura-pura mencintai dirinya hanya sampai dia mati, karena sebentar lagi hidupnya akan berakhir.
Semenjak itulah perubahan dalam hidup Mattie dimulai, Jack meninggalkan selingkuhannya, Honey Novak untuk sementara waktu dan mulai berpura-pura mencintai diri Mattie. Mereka mulai menjalani kehidupan rumah tangga layaknya sepasang suami istri yang harmonis. Lambat laun rumah tangga mereka membaik, Jack sepertinya sangat menyayanginya dan hubungan mereka juga membaik, mereka sudah bisa tertawa dan berbicara dari hati ke hati, hubungan Mattie dengan anak dan ibunya juga mulai membaik, mereka menjadi keluarga yang harmonis.
 
Pada saat Mattie meninggal dunia, keluarga dan situasi rumah tangganya sudah dalam keadaan baik. Happy ending…:)
 
Ternyata...
Mugkin kita harus memperlihatkan kelemahan kita untuk dicintai seseorang (Kaliiiii.....). Dan cinta akan tumbuh apabila kita mencoba mengerti dan menghargai pasangan. Bener ga siiih...:)
Kok ujung-ujungnya cerita cinta lagi yaaaa..:(

 

Posted by ulin at 15:48:40 | Permanent Link | Comments (10) |

Kamis, September 07, 2006

Sharing ttg Sholat Jum'at

Ini ada sedikit sharing mengenai sholat Jum’at, sekedar menyegarkan kembali (bagi yang diwajibkan), berhubung besok hari Jum’at...:)
 
Hukum Shalat Jum'at adalah fardhu ain (wajib) bagi setiap laki-laki dewasa, Islam, merdeka dan tidak musafir.
Dasarnya: Al Jumu'ah 9.
 
Hadist Rasulullah riwayat Abu Dawud dan Hakim "Shalat jumat itu hak yang wajib dikerjakan oleh tiap-tiap orang Islam dg berjamaah, kecuali empat macam orang:
(1) hamba sahaya yang dimiliki;
(2) perempuan;
(3) anak-anak; dan
(4) orang sakit.
 
Syarat wajib jum'at:
Islam, laki-laki, balig, berakal, sehat, merdeka dan tidak sedang musafir.
 
Syarat sah jum'at:
1. Diadakan di tempat menetap.
2. Berjamaah (masalah ini ada khilafiah mengenai bilangan jamaah, ada yang berpendapat harus 40 jamaah,
    atau lebih 40, atau cukup dua orang)
3. Dikerjakan pada waktu dhuhur (sebagai pengganti shalat dhuhur)
4. Didahului dg dua khutbah.
 
Rukun Khutbah :
1. Mengucapkan pujian pada Allah (hamdalah)
2. Membaca shalawat untuk Rasulullah
3. Mengucapkan syahadah
4. Berwashiat (menasehati jamaah) dg taqwa & mengajarkan tentang Addiin
5. Membaca ayat Alqur'an
6. Berdoa untuk mukminiin dan mukminaat pada khutbah ke dua.
 
Syarat dua khutbah :
1. Dimulai setelah masuk waktu shalat dhuhur
2. Sewaktu khutbah hendaklah berdiri
3. Khatib duduk diantara dua khutbah
4. Hendaklah dg suara yang jelas & keras sehingga terdengar oleh jamaah
5. Hendaklah berturut-turut baik rukun maupun kedua khutbah.
6. Khatib suci dari hadas dan najis
7. Khatib hendaklah menutup aurat
 
Mengenai azan, cukup hanya sekali saat khatib sudah duduk di atas mimbar.
Azan dua kali mulai dilakukan sejak khalifah ke tiga (Usman r.a) karena jumlah orang yang sudah semakin banyak.
Mudah-mudahan bermanfaat, amin...:)

Sumber: KTPDI (Komite Tarbiyah dan Pengembangan Diskusi Isnet)
Posted by ulin at 14:33:43 | Permanent Link | Comments (5) |

Selasa, Juni 13, 2006

Insiden anjing di tengah malam (yang bikin penasaran)….karangan Mark Haddon

Judul bukunya cukup menarik…Buku cerita yang bagus untuk anda yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai autisme. Dengan buku ini kita jadi bisa memahami mengapa anak autisme melakukan hal-hal yang menurut kita tidak biasa. Merasa tidak nyaman di keramaian atau tidak nyaman apabila bertemu dengan orang baru, atau pergi ke suatu tempat yang benar-benar baru bagi dirinya. Kondisi di atas ekstrim tentunya.
Mark Haddon bercerita lewat sang tokoh yaitu crishtoper yang menderita sindrom asperger sejenis autisme, bercerita bagaimana seorang anak autisme dalam kehidupan sehari-harinya, bagaimana dia memecahkan misteri matinya seekor anjing, yang menurut dia merupakan suatu yang menantang. Tetapi disini saya ingin melihat bukan dari alur ceritanya melainkan dari sudut pandang crishtoper sebagai anak autisme.
Posted by ulin at 17:20:10 | Permanent Link | Comments (2) |

Kamis, Juni 01, 2006

The Richest Man in Babylon

Friends...
Saya pernah membaca sebuah buku berjudul "The Richest Man in Babylon" yang ditulis oleh George S Clason.
Dalam buku ini diceritakan mengenai bagaimana kita mendapatkan kekayaan, mempertahankan kekayaan dan mengembangkan kekayaan.
Buku ini sangat sederhana, baik dari cara yang dikemukakan maupun dari segi bahasa, mudah dimengerti dan dipahami oleh siapapun yang membacanya. Menurut saya, buku ini sangat bermanfaat bagi siapapun untuk mengatur dan menyelesaikan masalah keuangannya.
Untuk anda yang tidak sempat membacanya, saya ingin berbagi cerita dan menuliskan apresiasi terhadap buku ini, mungkin ada yang terinspirasi dan bisa menerapkan prinsip yang terdapat di dalamnya, insyaallah....
Posted by ulin at 12:26:20 | Permanent Link | Comments (3) |
1 2