Rice dan Soup
Ini ada sedikit cerita mengenai Rice dan Soup dari Vietnam…
Pada tahun baru kemaren saya ngobrol dengan salah satu partisipan yang berasal dari negara Vietnam, menarik juga yang dia ceritakan. Cerita berawal dari tempat wisata yang ada di vietnam, karena pada saat itu kita berada di Pulau Singa Besar (salah satu tempat wisata di Penang), dia menyatakan bahwa di Vietnam banyak tempat yang menarik dan indah-indah dibandingkan di Malaysia, dan ternyata dia juga pernah ke Bali, dia memuji keindahan Bali sehingga pembicaraan makin seru karena saya juga pernah ke Bali. Pembicaraan melebar mengenai pekerjaan disana dan kebiasaan2 mereka dan dia bercerita mengenai Rice dan Soup. Nah… cerita terakhir ini menarik juga untuk diceritakan kembali di sini.
Rice dan Soup kali ini bukan masakan tetapi merupakan istilah yang digunakan di negara Vietnam sana. Dimana istilah “Rice” digunakan untuk menyatakan isteri dan “Soup” digunakan untuk menyatakan perempuan simpanan. Busyet daaah
Di negara sana kebanyakan laki-laki yang sudah establish dalam keuangan dan sudah berkeluarga maka mempunyai “Rice” dan “Soup”, mempunyai isteri juga dan mempunyai soup juga. Parah juga ya…:( Ternyata di belahan dunia manapun laki-laki itu sama yaa….:( istilah nya saja yang berbeda.
Menurut mereka Rice dan Soup merupakan hal yang sama penting nya, dalam hal makanan… karena dalam kehidupan mereka sehari-hari, mereka selalu makan Rice dan Soup dalam waktu bersamaan, tidak bisa dipisahkan, baik pagi hari maupun siang hari, hanya saja urutannya yang berbeda. Karena kebiasaan mereka di sana… dipagi hari… sebelum makan soup mereka makan nasi terlebih dahulu, dan di siang hari… sebelum makan nasi mereka makan soup terlebih dahulu, so…. Rice dan Soup sama pentingnya, tidak bisa dipisahkan.
Dan makanan tersebut dianalogikan ke istilah “Rice” dan “Soup” dalam arti lain. So…. Isteri dan Perempuan Simpanan sama pentingnya, hanya saja prioritasnya berbeda.
Sang isteri tetap mendapatkan prioritas yang paling tinggi, karena laki-laki disana bertanggung jawab terhadap keluarga, mereka benar-benar menghidupi keluarga dengan sunggung-sungguh dan kerja keras, karena isteri dan keluarga merupakan tanggung jawab mereka untuk tetap happy dan hidup layak.
Tetapi….Soup (perempuan simpanan) mendapatkan kehidupan yang mewah…karena “Soup” perlu biaya untuk menjaga tubuhnya, dan untuk menjaga agar “Soup” mereka tidak diambil lelaki hidung belang lain (bener-bener gila…). Karena seperti anda ketahui bahwa “Soup” dimana-mana sama lah yaa…. mereka merupakan salah satu spesies dari “cewek matre”.
Jadi inget lagunya RATU lelaki bUAYA daraT BUSYET dAH……
Tapi…. jadi ingat lagi lagu dangdutnya MEGY Z TidaK Semua Laki-Laki. demikian….. I hope So…..AMIIIIIN …:)
Posted by
at
10:03:02
enak yaa jadi sop …
ada-ada aja deh ceritanya…. lucuuuw.. bikin senyum aja :p
jadiii… pilih jadi “rice” apa “soup”…?
buwaya jalanan:
yang lebih enak yang makan soup nya mas..:(
bebek:
terimakasih…:)
bagonk:
jadi rice sekalian soup untuk satu suami tentunya..:)
Jadi ngawat soupnya pake soap yo Mpok???
sup dan nasi kalau dicampur juga enak khan…
nanangin jagad:
“ngawat” apa maskudnya nang?
iman brotoseno:
he he…iya mas…:)
tidak semua laki-laki itu bukannya lagunya.. Basofi Sudirman?? itu ex-gubernur Jawa Timur..
ulin gimana kabarnya? kapan balik indo?
Iya ya?…bukannya dia hanya buat lagu itu terkenal..:)
Alhamdulillah Bek..aku baik-baik aja, insyaallah aku balik bulan Juli.
wah, budayanya masih murni laki-laki sekali ya? gimana kalo si mas cari sop yang lain mba? he..he..
he he….emang udah ada tanda-tandanya ya bangsari?