Senin, Juli 17, 2006

????

Apa yang harus ku tulis...
di saat tiada kata yang dapat mewakili rasa???? 
Rasa yang kupunya hanya milik hatiku
betapa egoisnya aku??? 
 
Posted by ulin at 18:29:06 | Permanent Link | Comments (16) |

Minggu, Juli 09, 2006

Cinta Tanpa Syarat

Dalam renunganku yang berakhir pada sebuah pertanyaan…
Apakah kita harus punya satu  alasan yang kuat  untuk mencintai seseorang dengan kata lain memberikan hati kita kepada seseorang. Bukankah cinta tidak memerlukan alasan dan cinta juga tidak memerlukan persyaratan.
Cinta itu mutlak…karena cinta adalah urusan hati, hati yang memilih kemana rasa cinta dijatuhkan :)

 

Posted by ulin at 14:39:09 | Permanent Link | Comments (14) |

Jumat, Juli 07, 2006

Joki

Hari ini Jum'at...aku jadi Joki
Ceritanya.... aku nungguin bis di halte sarinah untuk berangkat ke kantor, tapi itu bis yang aku tunggu2 ga dateng2. Mungkin ada 30 menit aku nungguin.
So...aku mulai berdo'a... "semoga Tuhan memberikan aku yang terbaik..." dan apa yang terjadi kemudian...
Mobil Opel berhenti tepat di depan ku dan menurunkan satu penumpang wanita sambil menawarkan kepadaku untuk ikut dan ternyata mereka (didalam mobil itu ada dua orang wanita lagi) tujuannya adalah Bank Buana-Harmoni dan karena mereka keliatan orang baik2 dan wanita pula dan tujuan mereka juga sama dengan ku so... dengan rasa syukur aku langsung menerima tawaran mereka, dan sampailah aku ke kantor dengan irit waktu kira-kira 15 menit, lumayan....gratisan :)
Posted by ulin at 18:21:23 | Permanent Link | Comments (9) |

Senin, Juli 03, 2006

Pesona Laut

Hari Sabtu tanggal 1 Juli 2006, aku pergi ke Cirebon untuk lamarannya sepupuku Hengki. Acaranya akan dilangsungkan keesokan harinya tepatnya tanggal 2 Juli 2006, berhubung aku ingin lebih santai so…aku memilih untuk perginya tanggal 1 Juli sehingga bisa menikmati malamnya di Cirebon, sedangkan saudara2 ku lebih memilih Pulang Pergi pada hari yang sama. Aku membayangkan betapa capeknya mereka.

Ternyata cukup rame malam di Cirebon, kita sempet muter2 keliling kota Cirebon naik becak, berdua aja, aku ama sepupuku Rika. Makan Mie Koclok yang kata abang becaknya terkenal enak (deket Mesjid Merah Cirebon). Mie ini namanya hampir sama dengan mie kocoknya orang Bandung tetapi dari rasa, bentuk fisik dan penyajian berbeda. Ternyata antri…, kita cukup lama ngantrinya 45 menit, makannya cuma 5 menit eeeeh ngantrinya lama banget, tapi ga pa2 karena memang enak banget, jadi ga rugi untuk nungguin lama :) Mie ini hanya ada di Cirebon, setahuku di Jakarta tidak ada, kalau ada pasti asik banget bisa2 aku makan mie Koclok tiap hari :) dan kita juga sempet nongkrong untuk makan serabi, rame juga malam mingguan di Cirebon.

Tanggal 2 nya acara formal pun berlangsung yaitu acara lamaran dan sekalian perkenalan antara dua keluarga, ternyata ribet juga ya. Karena dengan budaya yang berbeda kesalahpahaman riskan terjadi. Kami dari keluarga Sumatera Barat sedangkan calon istrinya Hengki dari keluarga Jawa Barat, meskipun sama2 dari Barat :). Tetapi Alhamdulillah secara umum pertemuannya cukup lancar walaupun sempat terjadi kesalahpahaman antara keluarga, dan itu karena masalah bahasa, dimana Sumatera Barat cara mengungkapkannya sangat blak-blakan sedangkan untuk keluarga Jawa Barat ada sedikit kesungkanan untuk bicara blak-blakan.

Perjalan ke Cirebon diakhiri di Pesona Laut (tempat makan yang letaknya dipinggir laut). Seharian sudah letih dengan acara formal, kami ingin menikmati matahari terbenam bahasa kerennya Sunset. Bagus memang (seperti terlihat di foto). Indah banget apalagi menikmatinya dengan orang yang terdekat, romantis euy…:)

Pantai ini memang bukan ditujukan untuk mandi2 atau sekedar bermain air, tetapi hanya untuk menikmati keindahan laut yang begitu lepas dan segarnya udara laut. Airnya tidak begitu bersih memang, tidak seperti laut biasanya, pasirnya berwarna hitam. Mungkin karena alasan tersebut makanya dipinggir pantai hanya secuil tempat untuk bermain. malahan lebih banyak tempat untuk duduk atau hanya sekedar menikmati udara laut yang begitu segar.

Di tempat ini terlihat perbaikan2 yang dilakukan untuk membangun teras2 yang menjorok ke laut, mungkin nantinya berfungsi untuk tempat duduk, perkiraanku mungkin 1 bulan lagi tempat ini lebih nyaman daripada yang ada sekarang. Meskipun hati ingin lebih lama lagi, namum waktu jua yang membatasi, karena besok sudah mesti masuk kantor sedangkan Jakarta masih jauh, so… terpaksa kita beranjak meninggalkan Pesona Laut menuju Jakarta.

Bagus…bagus… jadi bertambah satu lagi tempat yang bagus dan nyaman untuk menikmati hidup :)

Posted by ulin at 23:18:12 | Permanent Link | Comments (10) |