renungan
Aku menulis renungan ini untuk mengingatkan bahwa begitu banyak perbuatan kita yang mungkin bisa menyakiti orang-orang terdekat kita dan agar kita selalu ingat bahwa hidup ini bukan hanya untuk kita, melainkan untuk melengkapi kebahagiaan orang lain, ya ga friends?
Cobalah merenung… Merenungi apa yang telah kita perbuat terhadap diri kita Merenungi tentang apa yang telah kita perbuat terhadap orang-orang terdekat kita Merenungi tentang apa yang telah kita perbuat terhadap orang-orang disekeliling kita Adakah perbuatan kita yang membuat hati orang-orang terdekat atau orang di sekelling kita terluka??? Karena… Hati yang terluka tidak akan pernah hilang selama hidupnya Hati yang terluka tidak akan sembuh walaupun kata maaf terucap Kata maaf hanya menyapu bagian permukaannya saja Sedangkan luka masih cukup menganga Bukan hati tidak mau memaafkan tetapi luka hatilah yang menolaknya Jikalau hati terluka, hanya mulut yang bisa memaafkan Sedangkan hati tidak akan pernah mau menerima Karena itu sadarlah wahai manusia… Kita hidup bukan hanya untuk kita Tetapi kita hidup adalah untuk melengkapi kebahagiaan orang lain Bukan untuk meniadakan kebahagiaan orang lain Apalagi untuk meluluh lantakkan kebahagiaan orang lain Kalau kita bisa merenungi kehidupan… Kebahagiaan yang paling tinggi adalah melihat orang lain bahagia karena kita berada di sisinya Renungan ini hanya untuk… Orang-orang yang mau mengakui kesalahan diri Orang-orang yang mau meninggalkan kesombongan diri untuk selamanya Orang yang mau berdamai dengan kenyataan dan berjiwa besar Apabila telah merenungi dan menyadarinya… Berdamailah dengan kenyataan Karena… Kenyataan yang terjadi adalah sebagian konsekuensi takdir yang kita pilih sendiri Kalaupun kata maaf tidak dapat memperbaiki kekacauan yang telah terjadi Hanya kepada Tuhanmu lah Tempat Kembali. RiniSurya Juni 2004
Posted by
at
14:49:00