Sunday, May 21, 2006

renungan

Aku menulis renungan ini untuk mengingatkan bahwa begitu banyak perbuatan kita yang mungkin bisa menyakiti orang-orang terdekat kita dan agar kita selalu ingat bahwa hidup ini bukan hanya untuk kita, melainkan untuk melengkapi kebahagiaan orang lain, ya ga friends?

Cobalah merenung…
Merenungi apa yang telah kita perbuat terhadap diri kita
Merenungi tentang apa yang telah kita perbuat terhadap orang-orang terdekat kita
Merenungi tentang apa yang telah kita perbuat terhadap orang-orang disekeliling kita
Adakah perbuatan kita yang membuat hati orang-orang terdekat atau orang di sekelling kita terluka???
Karena…
Hati yang terluka tidak akan pernah hilang selama hidupnya
Hati yang terluka tidak akan sembuh walaupun kata maaf terucap
Kata maaf hanya menyapu bagian permukaannya saja
Sedangkan luka masih cukup menganga
Bukan hati tidak mau memaafkan tetapi luka hatilah yang menolaknya
Jikalau hati terluka, hanya mulut yang bisa memaafkan
Sedangkan hati tidak akan pernah mau menerima
Karena itu sadarlah wahai manusia…
Kita hidup bukan hanya untuk kita
Tetapi kita hidup adalah untuk melengkapi kebahagiaan orang lain
Bukan untuk meniadakan kebahagiaan orang lain
Apalagi untuk meluluh lantakkan kebahagiaan orang lain
Kalau kita bisa merenungi kehidupan…
Kebahagiaan yang paling tinggi adalah melihat orang lain bahagia karena kita berada di sisinya
Renungan ini hanya untuk…
Orang-orang yang mau mengakui kesalahan diri
Orang-orang yang mau meninggalkan kesombongan diri untuk selamanya
Orang yang mau berdamai dengan kenyataan dan berjiwa besar
Apabila telah merenungi dan menyadarinya…
Berdamailah dengan kenyataan
Karena…
Kenyataan yang terjadi adalah sebagian konsekuensi takdir yang kita pilih sendiri
Kalaupun kata maaf tidak dapat memperbaiki kekacauan yang telah terjadi
Hanya kepada Tuhanmu lah Tempat Kembali.
RiniSurya
Juni 2004

 

Posted by ulin at 14:49:00
Comments

Leave a Reply